Cintailah kebenaran dan kebaikan, bukan karena ‘kita’ takut terhadap hukuman (azab), atau karena ada ‘iming-iming’ hadiah (pahala), namun karena dilandasi sebuah keyakinan bahwa pada dasarnya yang harus kita lakukan adalah berpihak – selamanya – pada kebenaran dan kebaikan.

Biasakan yang benar dan baik meskipun pahit rasanya, dan jangan sekali pun membenarkan dan menganggap baik semua yang salah dan buruk yang sudah biasa kita kerjakan, meskipun manis rassanya.

Keep patient and be better to be our self.