Hai Kaum Lelaki ….

Kenapa para ‘lelaki’ harus tak kuat menahan diri dari dorongan ‘syahwat’-nya ketika berhadapan dengan ‘kaum hawa?

Kata teman saya: “karena dia tidak sadar’ bahwa kaum hawa memang diciptakan untuk menguji keimanan ‘mereka’ (kaum lelaki) pada saat mereka (kaum hawa) berkolusi dengan ‘iblis’ dan anak-cucunya untuk menhamba kepada hawa nafsunya.

Saya komentari kata teteman saya: “jangan suka menyalahkan orang lain”. Bermuhasabahlah. Bukankah Allah sudah memberikan pelajaran dengan beberapa kisah dalam al-Quran? Ingat kisah Yusuf a.s. dan Zulaikha. Apa ‘endingnya’? Setan pun menjadi pecundang karena kekuatan iman Yusuf a.s..

Atau belajarlah pada ‘ibrah yang dalam beberapa hadis Nabi s.a.w., bagaimana beliau mengilustrasikan sikap heroik seorang pemuda yang telah dirayu oleh seorang wanita cantik-rupawan yang memiliki karisma luar biasa. Dia bisa selamat dari godaan setan karena imannya.

Atau kisah sukses kaum lelaki yang ada dalam sejarah kehidupan mereka yang tercatat dengan tinta emas karena kekuatan iman mereka, yang karena kekuatan yang diberikan oleh Allah, para wanita pun ‘takluk’ di bawah naungan kesalehan mereka (kaum lelaki) karena imannya yang memancar pada sikap dan perilakunya. Ingat kisah heroik Ibrahim a.s. yang mampu memadukan kekuatan Hajar dan Sarah, yang telah memberikan buah hati manusia-manusia saleh: “Ismail dan Ishaq’ beerta anak-cucu mereka yang mampu mengubah sejarah.

Atau kisah heroik ‘Asiyah’ (isteri Firaun), yang memilih untuk menjadi syahidah daripada harus berkoalisi dengan Firaun yang dengan sikap kufurnya memberikan peluang besar kepada Iblis dan anak-cucunya untuk berperan-aktif memporak-porandakan pilar-pilar keimanan para pengecut yang tak kuasa untuk melihat keangungan Allah, dan tunduk tanpa batas pada kezaliman Firaun yang mengajaknya ke jurang neraka.

Alasan apa lagi yang masih bisa kau katakan hai kaum lelaki, untuk mengambinghitamkan para wanita?

Segeralah bertobat dengan ‘taubatan nasuha’, hai kaum lelaki, sebelum Allah memberikan azab yang pedih kepadamu!