Ingatlah Dua Perkara, dan Lupakan Pula Dua Perkara
Pak Musjtari Siradj — Allahu Yarham — (Guru Saya), pernah memberi nasihat kepada diri saya, sewaktu saya mengantarkan beliau untuk memberi taushiyah di Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, DIY.
Ingatlah dua perkara:
Pertama, kebaikan orang lain kepada diri kita
Kita harus selalu ingat apa pun kebaikan orang yang pernah mereka perbuat kepada diri kita, sehingga kita menjadi orang yang selalu ingin berterima kasih kepada mereka.
Kedua, kesalahan diri kita kepada orang lain
Kita harus selalu ingat apa pun kesalahan yang pernah kita perbuat kepada orang lain, sehingga  kita selalu ingin meminta maaf kepada mereka.
Lupakanlah dua perkara:
Pertama, kebaikan diri kita kepada orang lain
Janganlah kita suka mengungkit-ungkit kebaikan kita yang pernah kita lakukan kepada orang lain, sehingga kita terhindar dari sikap riya’ dan (terhindar dari) menyakiti hati mereka.
Kedua, kejahatan orang lain terhadap kita
Lupakan apa pun kejahatan orang lain yang pernah mereka lakukan terhadap diri kita, sehingga kita terhindar dari sikap benci dan dendam kepada mereka.
Dengan mengingat dan melupakan dua perkara itu, insyaallah kita dan orang lain yang berinteraksi dengan diri kita, “akan selalu mendapatkan ketenangan dan ketenteraman”.
Mari kita mulai untuk mengamalkannya sekarang juga!