Kenapa Kembali Ke Kampung?

Banyak teman saya yang bertanya: “Kenapa Anda lebih banyak menghabiskan waktu Anda di Masjid-masjid dan Majelis Ta’lim di Kampung-kampung?”

Jawab saya tegas: “Saya hanya ingin berbuat sesuatu yang lebih kongkret”.

Selama ini saya sudah terlalu banyak berwacana, dan belum banyak melakukan sesuatu yang benar-benar memberi manfaat kepada banyak orang di sekeling saya. Keluarga saya pun sudah banyak saya tinggalkan untuk hanya sekadar memuaskan dahaga intelektual saya. Sementara itu, isteri, anak-anak saya dan orang-orang yang ada di sekeliling saya justeru banyak saya abaikan.

Biarlah semua orang berkomentar dengan komentar apa pun. Yang jelas, panggilan hati saya mengatakan: “Ayolah segera kembali ke kampungmu untuk berbuat sesuatu yang lebih bermanfaat”. Dan kata hati saya itulah yang saya ikuti hingga detik ini, apa pun kata orang tentang diri saya”.