Begitulah seorang peminta-minta memancing belas kasihan para pengedara mobil di jalalan.

Ada yang mengendong bayii, duduk di pinggir jalan raya dengan balutan yang mengesankan penuh luka, dan adapula yang memakai kursi roda.

Iseng-iseng saya bertanya kepada salah seorang yang berpofresi seperti itu: “berapa rupiah yang anda peroleh setiah hari?”. Dia menjawab dengan suara lirih: “tidak tentu. Tapi kalau hari lbur, minlmal 100 ribu”.

Ahamdulillah, ternyata masih banyak di antara kita yang bersedia untuk berbagi kepada sesama. Tapi, apakah kita selamanya harus memanjakan mereka — para peminta-minta — dengan cara sepert iini?

Apakah tidak ada cara yang lebih baik untuk memberdayakan mereka daripada harus menyantuninya dengan cara yang bisa jadi semakin memanjakan mereka?

Mari kita berbuat sesuatu yang lebih bermakna bagi diri kita dan orang lain dengan cara yang lebih bijak!