Samakan Visi, Buang ‘Ego’!

Ironis, kata teman saya di kampus.

Partai Islam, yang kini mendapat suara signifikan untuk menawarkan Capres-Cawapres, ternyata tidak cukup percaya diri. Bahkan, masing-masing pimpinan dan ‘oknum’ (baca: orang-orang yang disebut layak dicawapreskan) sibuk sendiri mendekatkan diri dengan sejumlah orang yang patut diduga ‘layak jual’.

Saya jadi ingat pesan guru saya: “samakan visimu sebelum kamu bergerak bersama-sama”. Dan jangan lupa: “Buang jauh-jauh egomu, untuk melangkah bersama menuju visi bersama”.

Di mana pun kita berpijak, di saat kita tak punya kesamaan visi dan ‘menggenggam erat ego kita masing-masing’, maka jangan pernah bermimpi ukhuwah yang kita dambakan akan tercipta dalam perjuangan kita menuju kemenangan. Kecuali kalau kita sudah memaknai kemenangan itu dalam arti ‘mendapatkan kue kekuasaan’ untuk diri kita oribadi dan para kroni kita, meskipun harus dengan cara ‘menyingkirkan’ kawan seperjuangan kita sekali pun.

Nah, sudahkah partai Islam, dengan komandan masing-masing, telah memiliki common-platform, dan sepakat untuk melangkah ke depan dengan satu ‘tekad’ li i’lâi kalimatillâhi hiyal ‘ulyâ (menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ilahiyah [baca: ‘kemuliaan Islam’] yang jauh lebih bernilai daripada perolehan duniawi kita yang selama ini kita cari)?

Mari kita jawab dengan bukti (nyata), dan bukan hanya dengan slogan dan janji!

Setuju?