Sukses Karena ‘Kerja Keras’

Sebut saja namanya ‘Mas Widodo’ (bukan nama sebenarnya). Seorang sarjana Teknik Mesin (Alumnus Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, angkatan 1995), yang kini sukses menjadi seorang pengusaha.

Apa usahanya? Jangan kaget! Dia adalah juragan Mie Ayam yang memiliki out-let di beberpa toko Swalayan dan Super Market di kawasan DIY, dan sekaligus juragan ‘kerajinan kayu’ yang sukses.

Dia berasal dari Ngawen Gunung Kidul DIY, dan oleh karenanya out-let miliiknya dinamai NAGOYA, yang katanya singkatan dari Anak Gunung Kidul di Yogyakarta. Hebat!

Kerja keras dan sikap percaya dirinya menghasilkan ‘karya yang luar biasa’. Karena Dia bukan hanya telah berhasilkan memberdayakan dirinya, tetapi juga memberdayakan anak-anak Gunung Kidil yang menjadi anak buahnya.

Salah seorang jamaah pengajian saya di MTMQ (Majelis Ta’lim Manajemen Qalbu) DPU Daarut Tauhiid Yogyakarta ini memang seorang pekerja keras yang tak kenal ‘kata putus asa’. Yang dengan keyakinannya bahwa rezeki Allah ada di mana-mana, dan hanya akan diperoleh oleh para habanya yanbg mencintai-Nya dengan ridha untuk beribadah kepada-Nya dan — oleh karenanya — diridhai oleh-Nya, dia tekuni pekerjaannya hingga Dia peroleh kesuksesannya sebagai salah seorang penguasa muda yang bisa menjadi teladan bagi siapa pun yang merindukan keberhasilan.

Hari Minggu yang lalu, dengan mobil barunya Honda Freed yang masih belum genap sebulan dibelinya, dia antarkan saya pulang dari forum MTMQ menuju rumah tinggal saya dengan penuh senyum dan tawa dan tetap mengesankan ‘ta’dhim’ dan ‘tawadhu’ sebagai salah seorang murid kepada gurunya yang tak punya apa-apa, selain selalu menginginkan para muridnya menjadi ‘yang terbaik’.

Selamat bekerja Mas Widodo, semoga Allah selalu bersamamu dan (beserta) orang-orang yang meneladanimu sebagai seorang muslim yang bersyukur dan bersabar.

Aamien Yaa Mujiibas Saailiin.