Tadarus Ba’da Tahajud,
Sabtu, 3 Mei 2014

Segeralah Bertaubat

Setiap manusia berpotensi untuk melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang-orang yang (pernah) berbuat salah adalah orang-orang yang bertaubat. Inilah sabda Rasulullah s.a.w. yang berasal dari sahabatnya – Anas bin Malik – yang dikutip oleh Ibnu Majah:

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ.

“Semua Bani Adam (manusia) pernah melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang salah adalah yang segera bertaubat.” (HR Ibnu Majah, Sunan ibn Mâjah, 5/321, hadits no. 4251)

Pernyataan Rasulullah s.a.w ini selaras dengan firman Allah:

وَأَنِ اسْتَغْفِرُواْ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُواْ إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَاعًا حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ وَإِن تَوَلَّوْاْ فَإِنِّيَ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang memunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” (QS Hûd/11: 3)

Saya yakin dengan seyakin-yakinnya (haqqul yaqîn), bahwa kita — termasuk diri saya — pernah melakukan kesalahan, bahkan telah banyak melalukan perbuatan maksiat (dosa). Dan sikap terbaik yang harus saya miliki hanya sata: “segera  bertaubat dengan taubatan nasuha”.

Perbanyak istighfar, jangan pernah sekali-kali mengulangi kesalahan yang pernah kita lakukan dan segeralah perbaiki kualitas hidup kita dengan memerbanyak amal shalih. Insyallah, maghfirah Allah akan kita peroleh.

Amien.