Tadarus Subuh:
Jumat, 18 April 2012

وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدْوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لاَ تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنفِقُواْ مِن شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لاَ تُظْلَمُونَ

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).” (QS al-Anfâl/8: 60)

Kenapa selama ini kita  ‘tidak percaya dir’i untuk maju dalam sebuah kompetisi yang mengharuskan kita bersusah-payah untuk meraih keunggulan? Padahal kita memiliki sejumlah potensi untuk menjadi pemenang.J

Jangan pernah kita sia-siakan setiap peluang untuk meraik kesuksesan, meskipun kita harus berkorban cengan jiwa dan raga untuk meraihnya.

Dan sekali-kali jangan pernah kita biarkan diri kita menjadi korban. Dengan sikap sabar dan tawakal, segeralah kita bangkit untuk menjadi ‘Sang Pemenang’.